Academy Professorship Indonesia bidang Ilmu Sosial-Humaniora dan Sekolah
Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Yogjakarta, 22 Februari 2008
Dr. V. Winarto
Pendahuluan
Kegiatan yang dimaksudkan untuk mengatasi pelbagai masalah sosial merupakan
aktivitas yang sudah lama bertumbuh kembang. Pelbagai organisasi didirikan untuk
nenampung secara efektif dan efisien kegiatan tersebut, di antaranya dengan
mengadopsi ilmu manajemen yang dikembangkan oleh dunia bisnis. Bentuk
organisasi sosial yang sering kita temui di Indonesia adalah yayasan. Ada yayasan
yang berhasil dengan baik menjalankan misinya, dan ada yang kurang berhasil.
Salah satu faktor yang membantu yayasan dapat dengan teratur, adil, dan pasti
dalam kegiatannya adalah tingkat adopsi manajemen untuk kegiatannya.
Manajemen organisasi sosial tidak berbeda dari manajemen organisasi bisnis,
kecuali pada visi dan misinya, yaitu bercirikan kepentingan sosial.
Perubahan terjadi di dunia bisnis dalam hal menjawab tantangan baru sehubungan
dengan perubahan makro yang harus dihadapi. Pengamat bisnis dan manajemen
di pelbagai negara maju menyimpulkan bahwa manajemen yang dikembangkan
sehubungan dengan datangnya era industrialisasi akhir abad ke-19 dan awal abad
ke-20, sudah tidak dapat menjawab lagi tuntutan jaman dengan perubahan yang
kini terjadi. Seorang ahli manajemen, Peter Drucker dalam bukunya Innovation and
Entrepreneurship (1985)ii, berdasarkan pengamatannya di Amerika, menyimpulkan
bahwa telah terjadi pergeseran yang tidak dapat dielakkan dari masa ekonomiberdasarkan-
manajemen ke ekonomi –berdasarkan-kewirausahaan. Misalnya,
dalam hal penyediaan lapangan kerja—pencipta lapangan kerja yang lama yaitu
organisasi besar—bahkan mengurangi tenaga kerjanya, sedangkan organisasi baru Baca entri selengkapnya »



